Kembali

Gas Mahal? Kenalan sama Layer 2!

Kenapa fee Ethereum mahal banget? Apa itu Base, Arbitrum, Optimism? Pahami bedanya disini.

12 menitpemula0 / 3 selesai
0%
Langkah 1

Masalah Ethereum (Layer 1)

Ethereum = Jalan Tol yang Macet

🚗

Jalan Tol Jakarta (Ethereum)

Aman, populer, tapi sering macet!

Macet = Gas fee mahal (bisa Rp 500rb per transaksi!)
Lambat = Butuh waktu lama untuk konfirmasi
Mahal = Tidak cocok untuk transaksi kecil

💡 Gas Fee: Biaya yang harus dibayar untuk setiap transaksi di blockchain. Semakin macet, semakin mahal!

Ethereum itu seperti jalan tol utama di Jakarta. Aman dan populer, tapi kalau macet, biayanya mahal banget!

Ini disebut Gas Fee. Dulu, sekali transaksi bisa kena Rp 500rb cuma buat kirim uang.

Langkah 2

Solusi: Layer 2 (L2)

Layer 2 = Jalan Layang di Atas Ethereum

🌉

Cara Kerja Layer 2

1. Transaksi dilakukan di L2 (cepat & murah)
2. Data transaksi "disetor" ke Ethereum (aman)
3. Hasil: Cepat, murah, tapi tetap aman!
L2 Populer (Sering Airdrop):
  • Arbitrum (ARB) - Airdrop $1.2B!
  • Optimism (OP) - Airdrop besar
  • Base - Coinbase L2
  • zkSync - ZK-rollup
💰 Biaya Gas Fee:
  • • Ethereum: Rp 500rb+
  • • Layer 2: Rp 100 - Rp 2.000
  • Jauh lebih murah!

💡 Tips Airdrop: Banyak L2 yang sudah airdrop (Arbitrum, Optimism). Tapi Base dan zkSync masih potensial untuk airdrop masa depan!

Layer 2 adalah "jalan layang" di atas Ethereum. Transaksi dilakukan di sana (cepat & murah), lalu datanya "disetor" ke Ethereum (aman).

Contoh L2 Populer (Sering Airdrop):

  • Arbitrum (ARB)
  • Optimism (OP)
  • Base (Coinbase)
  • zkSync

Fee di L2 cuma sekitar Rp 100 - Rp 2.000 perak!

3
PRAKTEK LANGSUNG

PRAKTEK: Cek Harga Gas

Mari kita lihat perbandingan harga asli di Ethereum vs Layer 2 saat ini. Bedanya bagai bumi dan langit!

Langkah-langkah:

  1. Buka tab baru dan kunjungi: l2fees.info
  2. Lihat harga "Swap Token" di Ethereum
  3. Bandingkan dengan harga di Arbitrum atau Optimism
  4. Jauh lebih murah L2 kan?